/ Diagnosis Kanker Testis

Diagnosis Kanker Testis

Testis adalah organ seks pria yang berbentuk oval yang berada di dalam skrotum atau kantong kemaluan. Testis memiliki peran penting dalam sistem reproduksi pria, yaitu menghasilkan hormon testosteron dan sperma. Kedua hormon ini memiliki peran yang vital dalam perkembangan dan fungsi seksual seorang pria.

Dokter akan mendiagnosis kanker testis melalui beberapa tahapan, antara lain:

  1. Pemeriksaan fisik. Dokter akan bertanya tentang gejala dan riwayat kesehatan pasien, serta memeriksa kondisi testis dengan pengamatan langsung.
  2. USG skrotum. Metode pemeriksaan ini menggunakan gelombang suara dengan frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran anatomi Ini merupakan cara utama untuk menentukan apakah benjolan bersifat kanker ganas atau jinak.
  3. Tes darah. Tes ini bisa dilakukan untuk memastikan diagnosis kanker testis karena terdapat hormon tertentu di dalam darah yang dapat menjadi “penanda”. Jika terdapat kanker testis, pasien akan memproduksi penanda tumor (tumor marker) ini dan bisa diketahui dengan menjalani tes darah. Penanda tersebut, antara lain adalah
  4. AFP (alpha feta protein), HCG (human chorionic gonadotrophin), dan LDH (lactate dehydrogenate).
  5. Biopsi. Metode pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengambil sampel sel dari tumor untuk diteliti di laboratorium. Pada sebagian besar kasus, biopsi dilakukan dengan mengangkat keseluruhan testis yang mengalami kanker, untuk menghindari cedera dan penyebaran sel kanker. Pengangkatan testis dikenal dengan nama orkidektomi, dan akan dilakukan jika benjolan sudah dipastikan bersifat kanker dari pemeriksaan lain.
  6. Tes lainnya. Beberapa jenis tes lainnya mungkin diperlukan untuk memeriksa penyebaran kanker yang sudah terjadi. Di antaranya adalah foto Rontgen, MRI, dan CT scan.

Setelah tes selesai dilakukan, dokter bisa menentukan tahap kanker yang dialami pasien. Ada dua cara dalam sistem tahapan kanker ini. Pertama adalah sistem TNM.

  • T menentukan ukuran tumor.
  • N menentukan apakah kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening dan ke
  • M menentukan apakah kanker sudah menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Sistem tahapan kanker testis yang kedua yaitu membagi kanker menjadi empat stadium:

  • Stadium 1. Kanker hanya terdapat di dalam testis.
  • Stadium 2. Kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening bagian perut dan panggul.
  • Stadium 3. Kanker menyebar ke kelenjar getah bening bagian dada bagian atas.
  • Stadium 4. Kanker sudah menyebar ke organ lain, seperti paru-paru.
No related post!

Tinggalkan pesan "Diagnosis Kanker Testis"

Baca Juga×